aku harus pulang
bila bukan karena janji,tak mungkin kuarungi malam pekat lengkap dengan rinai hujan basahi semesta.hari ini tlah kuucap janji,sebuah janji sederhana bahwa aku harus pulang,padahal hujan guyur semarang dari siang tadi,bahkan sang mentaripun enggan tampakkan diri dihari itu.
ada sebuah dorongan kuat bahwa aku harus pulang, meski rintik hujan dan halilintar masih mendominasi suasana, bahkan hawa dingin menusuk tulang tidak aku pedulikan, hanya ada sebuah pemikiran sederhana,aku harus pulang!
tiga jam bukanlah waktu singkat untuk sebuah perjalanan lewati pekatnya malam ditemani hujan yang tak kunjung reda.setelah perjalanan panjang akhirnya sampai juga di rumah,sejenak kurebahkan tubuhku di sofa,kurasakan darah aliri setiap urat dan nadiku.akupun mandi dan keluar menghirup udara yang tak lagi segar sambil liat-liat kembang koleksi mami.tak banyak sih,tapi ternyata itu ampuh mengusir stress dan kepenatan perjalananku tadi,hebat.adenium,red rose,yellow rose,asoka,euphorbia semuanya mekar dengan indahnya.sanseivera jg tak ketinggalan sita perhatianku,tapi kusadari ada yang kurang,ternyata orchid mami nggak kembang,hiks…padahal q suka banget ama ntu kembang.blom musimnya kali,pikirku.pohon palem di depan rumah juga tak ketinggalan untuk berbuah.merah merona dan ranum,sejenak kelihatan segar dan enak untuk dimakan,tapi itupun hanya buah palem yang pahit dan tidak enak untuk dikonsumsi.
tak ada alasan pasti aku pulang kali ini hanya rasa rindu semata akan suasana rumah.ibu,anakmu telah kembali!
