gone with the wind…

January 1, 2009

happy new year

Filed under: Motifasi

setapak tahun tertiti,selembar kisah kehidupan telah berganti.waktu berlalu begitu cepat hingga tak terasa tahun 2008 telah berlalu tinggalkan kita dengan banyak kisah dan kenangan yang tlah berlalu.
telah kita awali tahun 2009 dengan sejuta harapan dan impian berharap di tahun ini kita akan menemukan semangat dan baru untuk melangkah di kehidupan yang lebih baik.
happy new year,selamat tahun baru…

November 8, 2008

apalah arti hari kemarin

Filed under: Motifasi

mungkin kemarin…

aku menyesal berdiri disini…
aku menyesal kenapa musti kembali kesini…
dan aku menyesal kenapa aku bangun dari tidur pagiku…

tiga tahun lalu,aku berdiri disini…
tiga tahun lalu,kunanti dirimu disini…
dan tiga tahun lalu,kita awali sbuah kisah…

itu hanya sesalan dihari lalu…
tapi kini…

aku bisa tersenyum lewati hari indahku kini…
aku bisa nikmati cerahnya sinar mentari…
dan bisa rasakan sejuknya embun pagi…

apalah arti sesal dan kesedihan di hari lalu…
kalau kutemukan tawa kebahagiaan dihari ini…

September 19, 2008

menjadi kupu-kupu cantik, melalui kepompong pertapaan jiwa

Filed under: Motifasi

apa yang kau dapatkan dari puasamu hari ini ?
apa yang akan kau peroleh kelak ketika kita bisa tuntaskan ibadah tsb ?
selalu ada pertanyaan semacam itu di benak kita,tapi dengan ketebalan iman yang kita miliki,kita percaya bahwa Allah akan perhitungkan amal kita.Rosulullah pernah bersabda bahwa besarnya pahalamu dihitung dari besarnya rasa lapar dan dahagamu,besarnya pahalamu dihitung dari besarnya kesulitanmu disaat puasa,karena semakin berat kita menjalankan puasa,semakin besar pula pahala yang akan kita peroleh.
puasa membawa sejuta manfaat bagi kita,puasa bisa meningkatkan derajat dan membuka pintu nikmat.q pernah dengar sebuah dongeng motivasi yang mungkin bisa mendongkrak keimanan kita di bulan ramadhan yang penuh berkah dan maghfirah ini.pada jaman dulu kala ada seekor ulat yang mengadu pada Allah swt karena bentuk fisik dia yang begitu menakutkan.jangankan anak-anak,orang dewasapun takut apabila melihat ulat,bahkan diantara mereka ada yang tega untuk membunuhnya.dan ulatpun mengadu "Yaa Allah,mengapa kau ciptakan hamba kalau hanya membuat manusia takut,mengapa kau ciptakan hamba kalau hamba tiada berguna bagi makhluk hidup di dunia ini…?" Allah mendengar keluhan dari ulat tsb hingga akhirnya Allah memerintahkan kepada ulat agar ia berpuasa dan beruzlah,yakni bertapa dan mengasingkan diri dari rutinitas sehari-hari.sesuai perintah Allah,dengan penuh keikhlasan akhirnya ulatpun melakukan puasa dan pengasingan diri mengharap ridlo Allah untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan.ulat berpuasa selama tujuh hari untuk memperoleh bentuk fisik yang menarik,maka ia menjadi seekor kupu-kupu yang cantik dan dikejar-kejar banyak orang.ulat telah membuktikan pada dirinya dan makhluk hidup lain bahwa dengan kesabaran dan penuh perjuangan ia bisa menjadi makhluk yang dicintai makhluk hidup lainnya.
hendaknya kita bisa belajar dari ulat.untuk mencapai nirwana dan kebahagiaan kita wajib "beruzlah" melalui "kepompong" untuk menjadi seekor "kupu-kupu" yang cantik.sekelumit motivasi ini semoga bisa menjadi semangat dan dorongan bagi kita untuk menjalani puasa ramadhan ini dengan penuh keikhlasan.mari kita berlomba-lomba menuai pahala Allah di bulan suci yang hanya datang setahun sekali.

September 17, 2008

quote of the day

Filed under: Motifasi

Kadang-kadang Allah hilangkan sekejap mentari…
Allah datangkan Petir dan kilat…
Puas kita menangis, memanggil, mencari dimana mentari…
Rupanya Allah hendak menghadiahi kita…"PELANGI"…
Begitu juga hidup…
Kadang takdir tidak seindah keinginan kita
Sering kita mengganggap buruk
apa yang Allah berikan kepada kita
Tapi sejatinya…
Dibalik keburukan itu, ada keindahan yang tertata rapi
Tapi kadang kita tidak menyadarinya.

dari milis motivasi

August 30, 2008

marhaban yaa ramadhan

Filed under: Motifasi

Bila Ramadhan adalah sebuah lentera,aku ingin membuka talinya dengan setulus MAAF agar ia dapat menembus jiwa,kembali ke alam fitrah dari setiap helai khilaf yang tercipta.Selamat Menjalankan Ibadah Puasa,semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT.Amien.

August 7, 2008

left behind memories

Filed under: Motifasi

left behind memories, apaan seeh?
kemaren q sempet curhat n minta pendapat temen tentang sebuah rasa yang tertinggal,tentang sepenggal kenangan dalam perjalanan idup kita.coz ada sbuah ungkapan yang intinya gini :

menanti itu indah,tapi kadang kadang saja…
cinta juga indah,dan itu juga kadang-kadang saja…
yang selamanya indah dan akan selalu indah adalah kenangan
meski kenyataannya pahit.

buru-buru q sms seorg tmn coz mungkin ntu bisa dijadikan motifasi g cm bwt aq,tp bs jg bwt org laen dlm menyikapi kenangan yang pernah ada di ati.entah itu kenangan indah,kenangan buruk ato apalah.thanks fren,q bisa terima opini kamu en ntu jg bs bwt q sadar.dlm short message’na kemaren dy bilang gini :
"…medy,we may not remember what someone says or does.but we’ll never forget about how they made we feel,biasa’na ntu yang tetep dikenang,ga peduli ntu pahit ato manis,tapi bukan berarti harus larut loh,coz lebih cakep kalo disalurkan ke hal yg lebih positif n dapet result positif,sehingga jika suatu saat kita punya kesempatan bwt bertemu dari masa lalu itu,dia tau bahwa kita emang layak pernah jadi yang terbaek dlm hidup’na,…."
panjang bener izi smsnya, tapi moga ntu juga bisa dijadikan motifasi n inspirasi,
left behind memories, menurutmu?

August 1, 2008

maaf yang tak tersampaikan

Filed under: Motifasi

setiap insan tak lepas dari khilaf dan kekeliruan,setiap insan tak lepas dari khilaf yang pernah dilakukan.pernahkah kau berfikir bilamana kita sudah tak mungkin bisa meminta maaf?pernahkah kau berfikir bahwa tindakan yang tlah kita lakukan membuat orang-orang yang kita cintai terluka,menangis pedih dan berurai air mata?

kesadaran seringkali datang setelah berjumpa dengan peristiwa nyata,dan keraguan pun rontok dihadapan bukti.mungkin kita bisa ungkapkan rasa penyesalan dan permintaan maaf dari hati dikemudian hari,tapi smua itu telah terlambat.orang-orang yang kita cintai terlanjur pergi meninggalkan kita,bahkan pergi jauh dan tak mungkin kembali.

kini kusadar q tlah lukai hatimu,….
maafkan aku sayang.

April 26, 2008

empat lilin

Filed under: Motifasi

ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka. Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:”Aku adalah Cinta” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga. Tanpa terduga… Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!” Lalu ia mengangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata: Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya: ” Akulah H A R A P A N “ Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya. Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan H A R A P A N’nya!

dari milis motifasi

April 18, 2008

menjadi melatilah

Filed under: Motifasi

menjadi melatilah meski tampak tak bermakna :

sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan
sebab ia begitu putih seolah tanpa cacat
sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya
sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah
sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar
sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi
sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun
sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni
sebab ia tak gentar layu,karena pahami hakikat hidupnya

September 6, 2007

BAGIAN PENTING TUBUHMU

Filed under: Motifasi

Ibuku selalu bertanya padaku, apa bagian tubuh yang paling penting.
Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar. Ketika
aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia,
jadi aku jawab, "Telinga, Bu." Tapi, ternyata itu bukan jawabannya."Bukan itu, Nak. Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakan lagi nanti."

Beberapa tahun kemudian, aku mencoba menjawab, sebelum dia bertanya padaku lagi.
Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali
ini aku memberitahukannya. "Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang,
jadi pastilah mata kita." Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun,
Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi,
kamu makin pandai dari tahun ke tahun, Anakku."

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis.
Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya
aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk
mengucapkan selamat tinggal pada kakek.Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?" Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting.
Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar "hidup". Untuk semua
bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan
aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu
harus mendapat pelajaran yang sangat penting." Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu." Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"

Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau
orang yang kamu sayangi ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini,
semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih
sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu
membutuhkannya." Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang
yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan. Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan. Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.

dari milis motifasi

September 1, 2007

CITA-CITA TERBESAR

Filed under: Motifasi

Dalam sebuah perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyikapi segala rahasia dalam kehidupan.

Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detak jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan. Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam mensikapinya. Ada yang berjuang untuk melewatinya dengan membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang ia punya.

Apa rahasia terbesar dalam hidup ini? Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman. Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah.

dari milis motifasi

August 26, 2007

KERJA ADALAH KEHORMATAN

Filed under: Motifasi

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya. “Om beli bunga Om.” “Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya. “Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil. Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata, “Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.” Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya. “Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu tangkai saja.” Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya. “Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana. Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung. “Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?” Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, “Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.” Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu. Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

dari milis motifasi

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main